Senin, 19 Agustus 2013

Kriminal

Dua Mobil Mencurigakan Baku Tembak dengan Polisi Depok

 DEPOK - Polisi di Depok terlibat baku tembak dengan seseorang yang berada di dua mobil berbeda. Belum diketahui apakah kedua mobil tersebut ada kaitannya dengan penembakan terhadap dua anggota polisi Pondok Aren.

Pelaku yang ditangkap di Depok ini, diketahui berjumlah tiga orang. Sebelumnya Jajaran personel Polresta Depok bersiaga di sepanjang Jalan Raya Margonda pascaterjadinya insiden penembakan terhadap dua polisi yakni Aiptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana, anggota Bimas Polsek Pondok Aren, Tangerang.

Namun saat razia dilakukan pukul 00.15 WIB melintas satu unit mobil Xenia Silver bernopol B 8499 MZ dan satu unit Toyota Yaris hitam juga melintas.

Kedua mobil tersebut tidak mau berhenti dan melaju semakin kencang. Dari dalam mobil Yaris, pelaku mengeluarkan tembakan sebanyak dua kali tepat di depan Mapolresta Depok.

Saat itu juga anggota Polres yang sedang melaksanakan razia terkejut mendengar suara letusan dari dalam mobil Yaris tersebut dan beberapa anggota polres yang sedang razia segera membalasnya dengan mengeluarkan tembakan sebanyak 15 kali. Namun mobil tersebut tetap tidak berhenti dan justru semakin kencang hingga kabur ke arah Perumahan Grand Depok City.

Polisi akhirnya menangkap pelaku sebanyak tiga orang, dan saat ini satu unit Xenia Silver tersebut diamankan di Mapolresta Depok. Dari pengendara mobil Xenia tersebut didapatkan senpi jenis Revolver.

"Infonya demikian betul ada (baku tembak) seperti itu, kami dari jajaran Polsek juga bersiaga malam ini, Solo Bandung, standby semua sudah terbiasa apalagi mau upacara HUT kemerdekaan," ujar Kapolsek Pancoranmas Depok, Kompol Purwadi kepada Okezone, Sabtu (17/08/2013).

Sementara itu hingga kini jajaran Kapolresta hingga Kasat Reskrim Polresta Depok belum bisa dimintai konfirmasi terkait hal itu. Sementara situasi di depan Polresta Depok sempat mencekam. 

Tak Bayar Uang Parkir, Pemilik Truk Dibacok


TANJUNG PRIOK – Kesal uang parkir tidak dibayar, tukang parkir bacok kepala pemilik truk hingga sobek di area Taman BMW Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tersangka, Suny, 50 kemudian berhasil ditangkap petugas di rumahnya, tanpa perlawanan, Senin (19/8).
“Pelaku kita tangkap, setelah korban, Toniman, 44, memberitahu bahwa pelaku terlihat ada di rumahnya. Korban melihatnya karena mereka masih tetanggaan,” kata Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Yono Suharto.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi, Minggu (18/8), berawal saat korban, Toniman 44, warga Kampung Bahari, Gg 2, RT 10/05 Tanjung Priok, menitipkan tiga unit truk pada saat liburan hari raya Lebaran tanpa sepengetahuan Suny yang menjaga  lahan taman BMW.
“Jadi karena memasukkan mobil enggak bilang-bilang. Pelaku marah dengan korban, kemudian terjadi keributan,” ujar Suharto.
Tak terima dengan perlakuan korban dan pelaku warga Kampung Bahari Gg II A7, Rt 14/04, Tanjung Priok, itu lantas membacokkan kepala korban sebanyak tiga kal hingga sobeki.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban sendiri mendapat perawatan di RS Koja,” terang Suharto.

Anggota Polantas Dikeroyok di Jalan Jatinegara

 

JATINEGARA  – Aksi kekerasan terhadap anggota polisi kembali terjadi. Kali ini anggota polisi lalulintas babak belur dihajar sejumlah orang tak dikenal di Kawasan Banjir Kanal Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (18/8) Malam.
Peristiwa itu dialami oleh Bripka Cahyadi, anggota Unit Laka Lantas Polres Jakarta Timur. Akibatnya, korban yang mengalami luka cukup parah dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Pengeroyokan itu bermula ketika korban menggunakan mobil melintas di lokasi kejadian. Tiba-tiba ia di serang sekelompok pria tak dikenal yang diperkirakan lebih dari lima orang.
“Kendaraan korban langsung distop dan diminta untuk keluar. Saat itulah ia langsung dihajar hingga babak belur hingga jari tangannya ada yang patah. Selain itu muka dan tubuh korban mengalami luka lebam,”kata Asmaya, salah seorang saksi mata.
Akibatnya pria yang berumur 29 tahun dan sehari-hari bertugas di Satlantas Kebon Nanas, Jakarta Timur itu harus dilarikan ke klinik terdekat. Tapi karena luka yang diderita korban cukup parah akhirnya dilarikan ke RS Polri Kramat Jati
Oleh sebagian warga peristiwa pengeroyokan itu lalu dilaporkan ke Polsek Jatinegara. Sejumlah petugas yang mendapat laporan itu datang ke lokasi dan melakukan oleh TKP. Dari lokasi petugas mengamankan mobil korban B 2518 TZ untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar